Jumat, 16 Oktober 2015

Apa Psikologi itu?





Pernahkah kalian mendengar kata psikologi? Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar kata ini? Apakah kalian berpikir psikologi mempelajari bagaimana cara membaca pikiran seseorang? Ataukah kalian langsung berpikir bahwa psikologi adalah segala sesuatu hal mengenai konsultasi-konsultasi ke psikolog untuk mendengarkan curhatan-curhatan ketika mendapatkan masalah?
Masyarakat Indonesia pada umumnya belum mengerti betul mengenai ilmu psikologi. Psikologi juga sering disamakan dengan pseudosains (praktik perdukunan) atau sejenisnya karena dianggap dalam ilmu ini mempelajari ramalan-ramalan, seperti meramal sifat seseorang dilihat dari penampilan atau ketika mendengarkan ucapan-ucapan seseorang ketika ia berbicara. Padahal dalam kenyataannya, bidang psikologi bukanlah pseudosains karena psikologi adalah ilmu yang empiris yaitu ilmu yang didasarkan atau disimpulkan dari observasi, eksperimen atau pengukuran. 
Psikologi yang sebenarnya membahas berbagai masalah yang jauh lebih luas dari yang dapat diperoleh dari psikologi populer. Bila kalian ke toko buku, biasanya buku-buku psikologi banyak membahas akan gangguan mental atau emosional, berbagai persoalan pribadi, dan psikoterapi. Meskipun seperti itu, para psikolog memperlakukan ilmu ini dalam hal perilaku manusia yang menyeluruh, misalnya dalam kehidupan sehari-hari seperti kebiasaan seseorang dalam mengerjakan sesuatu hal, lalu sifat-sifat manusia seperti berani dan penakut, dermawan dan kikir, kepintaran dan kebodohan, dan sebagainya. Para psikolog ingin memahami bagaimana manusia pada umumnya seperti belajar, mengingat, memecahkan persolan menangkap, merasa, dan bergaul dengan manusia lain. Oleh karena itu, para psikolog cenderung mempelajari pengalaman-pengalaman yang secara umum banyak dijumpai - mengasuh anak, bergosip, mengingat daftar belanja, melamun, dan membangun hidup - sebagai sesuatu yang istimewa.
Psikologi berasal dari bahasa Yunani, psyche yang artinya adalah jiwa, dan logos yang artinya ilmu pengetahuan. Secara etimologis, psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa, baik mengenai macam-macam gejalanya, prosesnya, maupun latar belakangnya. Secara umum juga, psikologi dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu yang berfokus pada perilaku dan berbagai proses mental ini dipengaruhi oleh kondisi mental organisme, dan lingkungan eksternal. Psikologi kerap dilambangkan dengan huruf ѱ, huruf Yunani untuk psi (biasa diucapkan sebagai "si").
Jadi, kesimpulannya adalah bahwa psikologi bukan hanya mempelajari akan gangguan mental, psikoterapi dan sebagainya, akan tetapi tanpa kita sadari dalam kehidupan sehari-hari kita pun dapat masuk ke dalam bahasan psikologi, dari cara kita bepikir mengenai suatu hal, dari kebiasaan pukul berapa kita bersekolah atau bekerja, dari perasaan bagaimana kita jatuh cinta, sakit hati, rendah diri, optimis, penakut, dan berbagai perasaan emosional lainnya serta bagaimana kita berkomunikasi dengan orang lain, dan masih banyak lagi. Psikologi juga dapat berhubungan dengan bidang ilmu lainnya, seperti filsafat, sosiologi, antropologi, kedokteran, ekonomi, dan ilmu-ilmu lainnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar